Resmikan Gedung SKB di Kota Bangun, Bupati Ingin Pendidikan Kukar Terus Maju
Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah resmikan pembangunan ruang kelas baru, Taman Belajar Masyarakat (TBM) dan perabotnya, ruang praktek, ruang teori dan rehabilitasi Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bangun Ulu, dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020 dan 2022 Jumat (9/12).
Peresmian tersebut juga meliputi pembangunan ruang kelas baru, TBM dan perabotnya, ruang praktrek, ruang teori dan rehabilitasi DAK fisik Tahun 2020 dan 2022 yang ada di kecamatan lainnya.

Dihadiri Kepala PGRI Kukar Prof Yonathan Palinggi, Kepala Disdikbud Kukar Thauhid Afrilian Noor, Kepala DPMD Kukar Arianto, Camat Kota Bangun Mawardi dan para guru perwakilan dari kecamatan lain.
Edi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada semua guru yang sudah berkontribusi besar pada dunia pendidikan.
“Masih banyak hal yang harus kita lakukan dalam pendidikan ini, kita harus terus berbenah diri dalam perbaikan,”katanya.
Menyangkut infrastruktur, Edi mengatakan pendidikan ini sarana dan prasarananya masih minim dan proporsinya belum merata.
”Perhatikan ini buat Kadisdikbud beserta jajaran agar memperhatikan roadmap dan datanya sehingga nanti, bisa melihat kondisi kebutuhan prioritasnya,karena keterbatasan pembiayaan kita diAPBD sehingga kita harus lebih cerdas lagi untuk menempatkan skala prioritasnya dimana sekolah yang sangat memerlukan ruang kelas baru sesuai kebutuhannya,” ungkapnya.
Lebih lanjut kata Edi, Disdikbud Kukar harus terus mengupdate data setiap sekolah yang ada di Kukar. Jangan sampai proporsinya menumpuk disatu titik. Perubahan tersebut harus dilakukan kedepan sehingga adanya penempatan prioritas yang tepat sesuai dengan kebutuhannya.
“Seperti tadi kata salah satu guru Kecamatan Muara Wis mengatakan kalau disekolahnya masih memerlukan ruang kelas baru, dimana satu kelas murid yang belajar ditempati oleh 60 orang siswa sehingga berdesak – desakkan dan sempit membuat suasana belajar yang harus konsentrasi menjadi tidak kondusif,” kata Edi.
Ia berharap perbaikan sarana prasanara sekolah bisa dilakukan sesuai dengan kebutuhan yang ada, yang benar – benar sangat dibutuhkan oleh sekolah sehingga peruntukkannya mencapai tujuan yang tepat.
“Kedepan ini harus menjadi evaluasi bagi kita semua perbaikan secara bertahap harus terus dilakukan agar pendidikan di Kukar terus bisa maju dan berkembang sesuai dengan tuntutan jaman,” harapnya.(Prokom06)




