Safari Subuh di Dinas Koperasi dan UMKM, Bupati Kukar Tekankan Kolaborasi Penguatan Ekonomi Masyarakat
Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr Aulia Rahman Basri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Safari Subuh Pemerintah Kabupaten Kukar di Dinas Koperasi dan UKM Kukar, Jumat (2/10/2026) subuh.

Tim Safari Subuh Pemkab Kukar dipimpin Bupati dr Aulia Rahman Basri, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar H Sunggono, para Asisten, sejumlah Kepala perangkat daerah, MUI, DMI Kukar, serta diikuti jajaran Dinas Koperasi dan UKM Kukar beserta staf.
Kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah.Kemudian dilakukan penyerahan Bantuan Sarana Prasarana UMKM Program Kegiatan Pengembangan Usaha Mikro Kepada Koordinator Binaan Lapas Perempuan yaitu Oven, Mixer, Wajan, Loyang Set, Loyang Lebar, Timbangan Digital.
Juga dilakukan Penandatanganan Kerjasama antara Dewan Masjid Indonesia (DMI) dengan Dana Peduli Umat Kukar.

Dalam sambutannya, Bupati Aulia menyampaikan bahwa Safari Subuh bukan sekadar kegiatan ibadah bersama, tetapi juga menjadi sarana membangun keteladanan, mempererat silaturahmi, bertukar gagasan, dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah.
Menurutnya, konsistensi pelaksanaan Safari Subuh yang telah memasuki kali ke-334 perlu terus dijaga. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah ingin membangun semangat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian seluruh jajaran terhadap tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.
Bupati kemudian menyoroti pentingnya optimalisasi pola kemitraan perkebunan sawit melalui program plasma agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.

Ia meminta agar masyarakat yang masuk kelompok desil bawah di wilayah operasional perusahaan menjadi prioritas penerima manfaat plasma. Menurutnya, jika dikelola dan disalurkan secara tepat, program tersebut berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mendukung upaya penurunan angka kemiskinan di Kukar.
“Ke depan, kita harus memastikan bahwa penerima bantuan plasma dari perusahaan sawit yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya desil satu sampai tiga di masing-masing wilayah mereka berusaha, harus masuk sebagai penerima plasma tersebut,” tegasnya.
Selain optimalisasi plasma, Bupati juga menekankan perlunya pembenahan pengelolaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL). Ia berharap dana TJSL dapat diarahkan secara terencana, terkoordinasi, dan tepat sasaran untuk mendukung program pemberdayaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bupati meminta agar koordinasi antara pemerintah daerah dan perusahaan diperkuat, sehingga program TJSL tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dengan upaya pembangunan dan pengentasan kemiskinan.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemanfaatan produk-produk usaha produktif di Kukar.
Dukungan tersebut antara lain melalui pemanfaatan produk air mineral dari perusahaan daerah, pembelian produk roti hasil produksi warga binaan Lapas, serta penguatan berbagai kegiatan ekonomi produktif yang dikembangkan masyarakat dan kelompok usaha.
Menurutnya, belanja pemerintah daerah dapat menjadi salah satu penggerak perputaran ekonomi lokal apabila diarahkan untuk mendukung produk dan usaha masyarakat sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.
“Harapan kita, Bapak-Ibu sekalian, kita semua bisa saling berkolaborasi dan saling menguatkan satu dengan yang lain, sehingga aktivitas yang kita lakukan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa upaya membangun Kukar membutuhkan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, setiap perangkat daerah diharapkan tidak hanya berfokus pada tugas masing-masing, tetapi juga membangun sinergi agar program pembangunan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terus menjaga konsistensi Safari Subuh Pemkab Kukar. Ia berharap kegiatan tersebut terus menjadi ruang memperkuat kebersamaan, meningkatkan keteladanan, dan menumbuhkan semangat pengabdian dalam mewujudkan Kutai Kartanegara yang lebih baik.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan dukungan dan harapan agar pengembangan Taman Pujasera melalui kerja sama Dinas Koperasi dan UKM dengan mitra usaha dapat berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat Kukar. (Prokom04)




