Safari Subuh Pemkab Kukar di Langgar Al-Karim, Ajak Masyarakat Waspada Bahaya Kebakaran dan Sukseskan MTQ Kaltim
Tenggaring – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kukar bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) lakukan safari subur Masjid di Langgar Al Karim jalan Gunung Menyapa Tenggarong sebagai upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan penting mengenai kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran dan kesiapan Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (16/10/2026)
Kegiatan Safari Subuh ini menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan pemerintah daerah dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan, serta membangun komunikasi dan kebersamaan dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.
Sekda Kukar H Sunggono menyampaikan pesan penting mengenai kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran dan kesiapan Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
“Kesadaran dan kepedulian masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya kebakaran. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan, mengenali potensi bahaya sejak dini, dan segera melaporkan kejadian yang berpotensi menimbulkan kebakaran kepada petugas terkait, selain itu Sebagai tuan rumah, keberhasilan pelaksanaan MTQ memerlukan dukungan dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat. Kesiapan penyelenggaraan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan panitia, tetapi juga membutuhkan keterlibatan tokoh agama, pengurus masjid dan langgar, generasi muda, serta masyarakat luas dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, ramah, dan kondusif bagi seluruh peserta maupun tamu yang hadir.
Lanjut Sunggono mengatakan sinergi antara Pemkab Kukar dan DMI juga menjadi bagian penting dalam mendorong pengelolaan masjid yang lebih baik, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memakmurkan rumah ibadah, serta memperkuat semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan Safari Subuh diharapkan dapat memperkuat peran masjid dan langgar sebagai pusat pembinaan umat, penyampaian informasi yang bermanfaat, serta penggerak kepedulian sosial di tengah masyarakat, selain memperkuat hubungan spiritual, Safari Subuh di Langgar Al-Karim diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga konsistensi ibadah, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan membangun lingkungan yang penuh kebersamaan serta kepedulian” Katanya
Tambah Sunggono mengatakan pentingnya program pembinaan masjid dan langgar yang terencana, terarah, dan terorganisi pengelolaan rumah ibadah diharapkan tidak hanya berfokus pada pelaksanaan kegiatan keagamaan, tetapi juga mampu mengembangkan program pemberdayaan umat yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Prokom 09)



