Sekda Buka MTQ ke-XIII Kecamatan Tenggarong, 144 Peserta Siap Bersaing
Tenggarong – Ditandai dengan penekanan sirine, Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Dr. H. Sunggono membuka Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke‑XIII tingkat Kecamatan Tenggarong di halaman Kantor Desa Bendang Raya, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Membumikan Al‑Qur’an di Era Digital serta Mewujudkan Generasi Muda yang Berkarakter, Cerdas, dan Berakhlakul Karimah” diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al‑Qur’an, serta defile para kafilah dari sejumlah kelurahan dan desa di Kecamatan Tenggarong.

Ketua panitia Hendra Gunawan menjelaskan bahwa sebanyak 144 peserta dinyatakan lolos verifikasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) dan berhak mengikuti MTQ. Mereka merupakan perwakilan dari beberapa kelurahan dan desa yang ada di wilayah Kecamatan Tenggarong.
”Dari 149 peserta yang mendaftar, 144 memenuhi persyaratan dan lima dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sesuai hasil verifikasi,” ujar Hendra.
Ditambahkannya, Pihak panitia menyelenggarakan perlombaan pada sembilan cabang musabaqah, yakni Tilawah Al‑Qur’an, Qiraat Al‑Qur’an, Tartil Qur’an, Tartil Al‑Qur’an, Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), Karya Tulis Ilmiah Al‑Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Hadis, serta Musabaqah Hadist. Dan menyiapkan Enam arena lomba, yaitu halaman Kantor Desa Bendang Raya, Masjid Al Hidayah, Mushola Al Ikhlas, Mushola Al Muttaqin, dan dua arena di SDN 038 Tenggarong.

Membacakan sambutan Bupati Kukar, Sekda Dr. H. Sunggono menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kecamatan Tenggarong, LPTQ Kecamatan, panitia, dan semua pihak yang terlibat dalam persiapan pelaksanaan MTQ.
Dikatakannya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al‑Qur’an, tetapi juga media pembinaan umat, ruang pendidikan akhlak, sarana dakwah, dan momentum memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al‑Qur’an.
”Bupati mengharapkan agar kegiatan MTQ ini terus menjadi bagian penting dari pembinaan umat, terutama di tengah tantangan era digitalisasi saat ini,” kata Sekda.
Bupati juga mendorong para peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik, dan meminta dewan hakim menjalankan tugas secara profesional dan adil.

”Anak‑anak kita diharapkan bersemangat mengikuti kompetisi ini secara fair, sehingga potensi mereka dapat terasah dan berkembang melalui kegiatan ini,” pungkasnya.
Hadir pada acara pembukaan antara lain Camat Tenggarong Syukur Eko Budi Santoso, para lurah dan kepala desa se‑Kecamatan Tenggarong, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). (Prokom07).




