Sekda Tutup Kampoeng Ramadan Masjid Kapal Munzalan, Apresiasi Kreativitas dan Semangat Dakwah Anak Muda
Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas dan semangat dakwah generasi muda yang tergabung dalam Pasukan Amal Shaleh (PASKAS) Masjid Kapal Munzalan. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar H. Sunggono saat menutup rangkaian kegiatan Kampoeng Ramadan di Masjid Kapal Munzalan, Kecamatan Loa Kulu, Sabtu (14/4/2026).
Kampoeng Ramadan merupakan kegiatan yang diinisiasi oleh para pemuda PASKAS dengan menghadirkan berbagai aktivitas positif selama bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut dikemas secara menarik dan ramah anak, mulai dari lomba-lomba islami, pembinaan keagamaan, hingga kegiatan yang mendorong anak-anak dan remaja lebih dekat dengan masjid.

Dalam sambutannya, Sekda Kukar H. Sunggono menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan dedikasi anak-anak muda yang mampu menghadirkan kegiatan positif serta memberi dampak baik bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara kami sangat mengapresiasi kegiatan positif yang digagas oleh anak-anak muda yang tergabung dalam PASKAS Masjid Kapal Munzalan. Ini merupakan sesuatu yang luar biasa dan patut kita banggakan,” ujar Sunggono.
Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan gawai yang semakin tinggi di kalangan generasi muda, kegiatan seperti Kampoeng Ramadan menjadi ruang alternatif yang sangat positif untuk membangun karakter generasi muda.

“Di saat banyak anak muda yang cenderung tenggelam dengan gadget, di sini kita melihat mereka justru memanfaatkan waktu untuk berkegiatan di masjid, mempererat ukhuwah, belajar agama, serta menghidupkan suasana Ramadan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sunggono menegaskan bahwa kegiatan semacam ini memiliki peran penting dalam pembinaan generasi muda, terutama dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta memperdalam nilai-nilai ajaran Islam sejak dini.
Ia juga mengungkapkan bahwa gerakan yang dilakukan oleh PASKAS di Masjid Kapal Munzalan telah berlangsung cukup lama, bahkan telah aktif jauh sebelum bangunan fisik masjid berdiri. Hal tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam membangun gerakan dakwah berbasis masyarakat.

“Gerakan ini sudah berjalan lama, bahkan sebelum masjid ini berdiri. Artinya, semangat dakwah dan pembinaan generasi muda di sini sudah tertanam kuat. Ini merupakan langkah nyata dalam menjaga dan menyiapkan generasi masa depan Kukar,” jelasnya.
Sunggono juga mengapresiasi potensi besar yang muncul dari para santri yang mengikuti kegiatan tersebut. Salah satunya adalah seorang santri yang memimpin doa penutupan acara dan diketahui telah menghafal 15 juz Al-Qur’an.
“Ini potensi yang luar biasa. Anak muda yang sudah hafal 15 juz Al-Qur’an tentu harus terus kita dukung dan bina agar kelak bisa menjadi generasi Qurani yang membanggakan daerah,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kukar, lanjutnya, melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kukar akan terus memberikan perhatian terhadap talenta-talenta muda yang memiliki kemampuan di bidang Al-Qur’an, sehingga dapat terus berkembang dan berprestasi dalam berbagai ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan perhatian dan pembinaan kepada talenta-talenta muda ini, agar mereka semakin termotivasi dan mampu berkompetisi di ajang MTQ, serta membawa nama baik Kabupaten Kutai Kartanegara,” pungkasnya.
Penutupan Kampoeng Ramadan tersebut berlangsung penuh keakraban dan diakhiri dengan pembagian hadiah kepada para peserta yang telah mengikuti berbagai perlombaan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya membangun generasi muda Kukar yang religius, kreatif, dan berakhlak mulia.(Prokom06)




