Bupati Kukar Terima Audiensi Detasemen Polisi Militer, Bahas Sinergi dan Dukungan Fasilitas TNI
TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menerima audiensi Komandan Detasemen Polisi Militer (Denpom) VI/I, Letkol CPM M. Ade Wijaya, di Rumah Jabatan Bupati Kukar, Senin (26/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ajang koordinasi dan silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dengan jajaran TNI, sekaligus membahas sejumlah kebutuhan fasilitas pendukung tugas serta peluang kerja sama dalam pemanfaatan aset daerah.
Dalam audiensi tersebut, pembahasan mencakup kebutuhan lahan untuk mendukung pengembangan fasilitas satuan TNI di wilayah Kukar, termasuk rencana penyediaan lahan bagi satuan yang membutuhkan area untuk kegiatan operasional dan latihan.

Bupati Aulia Rahman Basri menyampaikan bahwa pemerintah daerah terbuka untuk berkoordinasi dan berkolaborasi dengan jajaran TNI sesuai kewenangan serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah perlu direncanakan secara matang, baik dari sisi ketersediaan lahan maupun pemanfaatan aset yang memungkinkan untuk mendukung kebutuhan instansi terkait.
Pemkab Kukar juga akan mengidentifikasi aset dan bangunan milik daerah yang berpotensi dimanfaatkan melalui mekanisme kerja sama atau pinjam pakai, dengan tetap memperhatikan status kepemilikan, administrasi, serta ketentuan pengelolaan barang milik daerah.
“Pada prinsipnya, kami terbuka untuk berkoordinasi. Nanti akan kami identifikasi aset dan bangunan yang memungkinkan untuk dimanfaatkan sesuai kebutuhan, kemudian dibahas lebih lanjut bersama perangkat daerah terkait,” demikian arah pembahasan dalam audiensi tersebut.

Selain membahas fasilitas, pertemuan itu juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung pelaksanaan tugas di wilayah Kukar. Koordinasi lintas instansi diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan, termasuk dalam membantu penanganan keadaan darurat dan kegiatan kemanusiaan sesuai tugas serta kewenangan masing-masing.
Keberadaan satuan TNI di daerah memiliki peran strategis dalam mendukung pertahanan negara. Di sisi lain, koordinasi dengan pemerintah daerah diperlukan agar kebutuhan fasilitas pendukung dapat direncanakan secara terarah dan selaras dengan tata kelola aset serta perencanaan pembangunan daerah.
Melalui audiensi tersebut, Pemkab Kukar berharap komunikasi dan kerja sama dengan jajaran TNI dapat terus diperkuat. Tindak lanjut pembahasan akan dilakukan melalui koordinasi teknis, khususnya terkait identifikasi lahan, ketersediaan aset, dan mekanisme pemanfaatannya sesuai peraturan yang berlaku.
Sinergi ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas TNI sekaligus memperkuat kolaborasi antarlembaga dalam menjaga keamanan, kesiapsiagaan, dan kepentingan masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara.(Prokom06).




