Kukarpaper.com
  • BERANDA
  • PROFIL
  • EPAPER
    • 2021
    • 2022
    • 2023
    • 2024
  • BERITA
  • ARSIP
    • Arsip Berita
    • Arsip Fotografi
    • Arsip Videografi
  • JADWAL KEGIATAN
  • NEXT EVENT
  • HUBUNGI KAMI
  • Search
  • Menu Menu

Masyarakat Diminta Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

25 Februari 2021/in Arsip Berita /by Admin kukarpaper

Sunggono saat ikut berbagi dengan masyarakat sekaligus sosialisasi Prokes (prokom)

TENGGARONG – Penambahan kasus positif Covid-19 di Kutai Kartanegara (Kukar) pada Rabu (24/2/2021), sebagaiamana yang diumumkan oleh Satuan Tugas Penangananan Covid-19 Kukar mencapai 107 kasus, dan 128 kasus sembuh, serta dua kasus meninggal dunia. Penambahan kasus positif tersebut naik atau lebih tinggi dibanding hari sebelumnya (23/2) yakni 42 kasus.

Dengan demikian hingga Rabu (24/2), kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kukar menjadi 9.461 kasus, dengan rincian 2.244 sedang menjalani isolasi, 7.043 dinyatakan telah sembuh, 174 kasus meninggal dunia, dan 5 kasus probable (orang yang masih dalam kategori suspek dan memiliki gejala ISPA berat, gagal napas, atau meninggal dunia, namun belum ada hasil pemeriksaan yang memastikan bahwa dirinya positif Covid-19).

Plh Bupati Kukar Sunggono mengingatkan bahwa upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penularan Covid-19 memerlukan partisipasi dan peran semua, seluruh elemen masyarakat.

Untuk itu Sunggono mengajak seluruh masyarakat Kukar agar dengan penuh kesadaran melakukan upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penulan Covid-19. Yaitu melalui upaya menjaga kesehatan dan tingkatkan daya tahan tubuh, menggunakan masker jika bersama orang lain dan keluar rumah, jaga jarak fisik, hindari berada dalam kerumunan, serta tidak bepergian ke daerah yang masih rawan Covid-19.

“Jalani aktifitas sehar-segari dengan tetap patuh menerapkan protokol kesehatan,” imbaunya.

Sebagai mana diketahuim belum meredanya pandemi ini, Pemkab Kukar memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa pandemi Covid-19, terhitung mulai 10 Februari 2021 sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian berdasarkan hasil evaluasi lebih lanjut Satgas Penanganan Covid-19 Kukar. Perpanjangan PPKM tersebut sebagai upaya untuk menekan laju perkembangan Covid-19 di Kukar.

Berbagai langkah telah dan terus dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Kukar, diantaranya mencegah kerumunan misalnya mematikan lampu tematik Jemabatan Kartanegara pada hari Sabtu dan Minggu. Hingga terus melakukan imbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (prokes).

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai 27 Januari 2021 memberlakukan sistem kerja bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) 75 persen dan bekerja di kantor/Work From Office (WFO) 25 persen, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN.

Pemkab Kukar juga akan mempersiapkan PPKM  di 18 kecamatan, 44 kelurahan dan 193 desa di wilayah Kabupaten Kukar. Namun dengan pedoman yang jelas yakni  adanya Standar Operasional Prosedur yang di buat dari kabupaten,  sehingga nanti tidak diterjemahkan sendiri- sendiri oleh jajaran di tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa.

Satgas Penanganan Covid-19 Kukar dan stakeholder terkait juga terus mensosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Pemkab juga tak hentinya mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kukar, agar terus patuh dalam menerapkan Prokes, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan  menjaga jarak, serta menjauhi kerumunan.

Saat ini pemerintah terus berupaya agar pandemi Covid-19 dapat diatasi, salah satunya melalui upaya vaksinasi. Untuk itu, Bupati mengatakan masyarakat jangan ragu dan takut divaksin.

Pemkab Kukar selalu berusaha mendukung langkah –langkah yang dilakukan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 demi kesehatan, keamanan dan kesejahteraan masyarakat Kukar.  Dukungan seluruh Dinas/Instansi yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19 sangat diharapkan, guna bersama sama memutus mata rantai Covid -19 yang sampai hari ini masih meningkat cukup pesat. (prokom04)

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/02/Sunggono-2-1.jpg 487 921 Admin kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin kukarpaper2021-02-25 14:02:082021-02-25 14:02:08Masyarakat Diminta Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Persiapan Matang! Besok, Bupati dan Wakil Bupati Kukar Dilantik Gubernur Kaltim

25 Februari 2021/in Arsip Berita /by Admin kukarpaper

TENGAGRONG – Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Terpilih Pilkada Kukar Tahun 2020 yakni pasangan Edi Damansyah dan H Rendi akan dijadwalkan dilantik pada Jumat (26/2/2021) besok oleh Gubernur Kaltim Isran Noor.

“Ya, pelantikan bupati dan wakil bupati Kukar dijadwalkan akan dilantik besok Jumat (26/2/2021) secara virtual oleh Gubernur Kaltim Isran Noor,” kata Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setkab Kukar Ismed, Kamis (25/2/2021).

Dijelaskan Ismed, persiapan pelantikan jauh hari telah dipersiapkan mulai dari rakor baik Bersama provinsi maupun internal. Kemudian gladi kotor hingga gladi bersih dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Setelah pelantikan bupati dan wakil bupati Kukar, dilanjutkan dengan pelantikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Ketua Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten/Kota termasuk Kukar,” ujarnya.

Adapun Rangkaian kegiatan pelantikan Bupati dan wakil Bupati Kukar Jumat (26/2/2021) secara virtual di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar, dimulai pada pukul 08-09.35 Wita; Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Pukul 09.45-11.20 Wita; Pelantikan Ketua Dekranasda dan Ketua Tim Pengegrak PKK Kukar.

Usai Shalat Jumat di Masjid At-Taqwa Kantor Bupati, dilanjutkan pukul 13.45-15 Wita; Syukuran dan Ramah tamah secara virtual.

Gladi Bersih

Adapun rangkaian gladi bersih yang berlangsung secara virtual dimulai pukul 06.30 Wita; Asisten I selaku bupati, dan wakil bupati berkumpul di rumah putih rumah pemenangan dan melakukan sarapan ringan.

Pukul 7.00 Wita; Sesi foto bersama keluarga di rumah putih, 7.20 wita, persiapan berangkat menuju kantor Bupati Kukar. Pada pukul 7.25-7.30 wita, perjalanan berangkat menuju kantor bupati Kukar. Pukul 7.40 wita melakukan sesi foto bersama Sultan dan Forkopimda

Pukul 7.50 wita wabup dan asisten I tiba di lokasi pelantikan virtual; dan menunggu instruksi protokol provinsi. Pukul 08-11.00 wita, mengikuti jalannya pelantikan oleh Gubernur Kaltim dan pelantikan Dekranasda dan PKK.

Pejabat utama yang mengikuti prosesi gladi bersih yakni isteri bupati, wakil bupati, isteri wakil bupati Kukar. (prokom10)

 

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-25-at-10.52.59-1.jpeg 904 1600 Admin kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin kukarpaper2021-02-25 10:58:242021-02-25 11:27:04Persiapan Matang! Besok, Bupati dan Wakil Bupati Kukar Dilantik Gubernur Kaltim

Loa Kulu Berpotensi Untuk Pengembangan Pertanian Berbasis Kawasan

25 Februari 2021/in Arsip Berita /by Admin kukarpaper

Potensi pertanian loakulu (doc. M. Fadli)

TENGGARONG – Guna mempersiapkan Pembangunan Pertanian Berbasis Kawasan yang akan menjadi salah satu Program Prioritas dalam Rencana Jangka Panjang Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2021-2026, tim akademisi Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Tenggarong, meninjau wilayah sentra pertanian di beberapa Kecamatan di Kukar.

Seperti yang dilakukan Tim Akademisi Unikarta akhir pekan tadi yang turun ke Kecamatan Loa Kulu.

“Kami langsung ke lapangan untuk diskusi dengan pihak-pihak terkait di wilayah Kecamatan Loa Kulu dalam rangka observasi lokasi untuk Program Pembangunan Pertanian Berbasis Kawasan,” ujar M Fadli yang merupakan bagain dari tim tersebut saat dihubungi, Rabu (24/2).

Kegiatan Tim itu diawali dengan mengunjungi embung di Desa Sumber Sari. Embung ini dibangun oleh Yayasan Obor Tani dgn sumber pendanaan berasal dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) Pertamina. Menurut Fadli embung itu selain dimanfaatkan untuk kebutuhan pengairan pertanian, juga penunjang tanaman hortikultura dan pariwisata.

Selanjutnya Tim mengunjungi sumur air dangkal yang dimanfaatkan sebagai sumber air saat musim kemarau. Kemudian tim bergerak ke Desa Ponoragan untuk melihat potensi perikanan darat baik untuk sumber pembibitan maupun untuk pengembangan. Sistem perikanannya selain menggunakan kolam tanah juga kolam terpal termasuk bioflog.

“Desa Ponoragan merupakan daerah penghasil bibit ikan air tawar di Kaltim,” ujarnya.

Selanjutnya Tim bergerak ke Desa Loh Sumber untuk melihat Agrowisata Mapantama, yang menjadi salah satu pusat pengembangan tanaman porang. Disebutkannya, PT. Pupuk Kaltim juga sudah menjadi salah satu mitra dalam pembangunan kawasan agrowisata Mapantama itu.

Menurut Fadli, potensi pengembangan pertanian berbasis kawasan selain pada tiga desa tersebut diatas, juga ada Desa/Kelurahan sekitarnya yaitu Desa Jembayan Tengah, Desa Sepakat, Desa Rempanga, Kelurahan Bukit Biru dan Jahab. Sehingga menurutnya Loa Kulu berpotensi untuk pengembangan pertanian berbasis kawasan.

Untuk diketahui di wilayah Loa Kulu juga telah ditetapkan 5 Desa sebagai Kawasan Perdesaan Agrowisata Behari, yaitu yaitu Desa Jembayan Tengah, Loh Sumber, Sumber Sari, Ponoragan, dan Desa Sepakat. Loa Kulu merupakan lokasi yang memiliki banyak potensi, diantaranya sektor Pertanian, sektor Perikanan, sektor Peternakan, sektor Kelembagaan dan SDM, fasilitas wisata alam yang alami dan juga situs sejarah yang merupakan peninggalan penjajahan Jepang dan Belanda yang masih dapat dikunjungi pada saat ini.(prokom04)

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/02/potensi-pertanian-Loa-KUlu-6-1.jpg 540 960 Admin kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin kukarpaper2021-02-25 09:51:262021-02-25 09:51:26Loa Kulu Berpotensi Untuk Pengembangan Pertanian Berbasis Kawasan

Update Covid-19 Selasa 23 Februari, Total Terkonfirmasi Positif di Kukar Capai 9.354 Kasus

25 Februari 2021/in Arsip Berita /by Admin kukarpaper

Sunggono saat ikut melakukan penyemprotan disinfektan ketempat-tempat umum belum lama ini.

TENGGARONG – Penambahan kasus positif Covid-19 di Kutai Kartanegara (Kukar) pada Selasa (23/2/2021), sebagaiamana yang diumumkan oleh Satuan Tugas Penangananan Covid-19 Kukar mencapai 42 kasus, dan 112 kasus sembuh, serta empat kasus meninggal dunia. Penambahan kasus positif tersebut menurun atau lebih baik dibanding hari sebelumnya (22/2) yakni 152 kasus.

Dengan demikian hingga Selasa (23/2), kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kukar menjadi 9.354 kasus, dengan rincian 2.267 sedang menjalani isolasi, 6.915 dinyatakan telah sembuh, 172 kasus meninggal dunia, dan 5 kasus probable (orang yang masih dalam kategori suspek dan memiliki gejala ISPA berat, gagal napas, atau meninggal dunia, namun belum ada hasil pemeriksaan yang memastikan bahwa dirinya positif Covid-19).

Plh Bupati Kukar Sunggono mengingatkan bahwa upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penularan Covid-19 memerlukan partisipasi dan peran semua, seluruh elemen masyarakat.

Untuk itu Sunggono mengajak seluruh masyarakat Kukar agar dengan penuh kesadaran melakukan upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penulan Covid-19. Yaitu melalui upaya menjaga kesehatan dan tingkatkan daya tahan tubuh, menggunakan masker jika bersama orang lain dan keluar rumah, jaga jarak fisik, hindari berada dalam kerumunan, serta tidak bepergian ke daerah yang masih rawan Covid-19.

“Jalani aktifitas sehar-segari dengan tetap patuh menerapkan protokol kesehatan,” imbaunya.

Sebagai mana diketahuim belum meredanya pandemi ini, Pemkab Kukar memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa pandemi Covid-19, terhitung mulai 10 Februari 2021 sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian berdasarkan hasil evaluasi lebih lanjut Satgas Penanganan Covid-19 Kukar. Perpanjangan PPKM tersebut sebagai upaya untuk menekan laju perkembangan Covid-19 di Kukar.

Berbagai langkah telah dan terus dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Kukar, diantaranya mencegah kerumunan misalnya mematikan lampu tematik Jemabatan Kartanegara pada hari Sabtu dan Minggu. Hingga terus melakukan imbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (prokes).

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai 27 Januari 2021 memberlakukan sistem kerja bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) 75 persen dan bekerja di kantor/Work From Office (WFO) 25 persen, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN.

Pemkab Kukar juga akan mempersiapkan PPKM di 18 kecamatan, 44 kelurahan dan 193 desa di wilayah Kabupaten Kukar. Namun dengan pedoman yang jelas yakni adanya Standar Operasional Prosedur yang di buat dari kabupaten, sehingga nanti tidak diterjemahkan sendiri- sendiri oleh jajaran di tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa.Satgas Penanganan Covid-19 Kukar dan stakeholder terkait juga terus mensosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Pemkab juga tak hentinya mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kukar, agar terus patuh dalam menerapkan Prokes, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, serta menjauhi kerumunan. Saat ini pemerintah terus berupaya agar pandemi Covid-19 dapat diatasi, salah satunya melalui upaya vaksinasi. Untuk itu, Bupati mengatakan masyarakat jangan ragu dan takut divaksin.

Pemkab Kukar selalu berusaha mendukung langkah –langkah yang dilakukan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 demi kesehatan, keamanan dan kesejahteraan masyarakat Kukar. Dukungan seluruh Dinas/Instansi yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19 sangat diharapkan, guna bersama sama memutus mata rantai Covid -19 yang sampai hari ini masih meningkat cukup pesat. (prokom04/hr)

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/02/Sunggono-1-1.jpg 720 1280 Admin kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin kukarpaper2021-02-25 09:47:092021-02-25 09:47:09Update Covid-19 Selasa 23 Februari, Total Terkonfirmasi Positif di Kukar Capai 9.354 Kasus

Pelantikan Bupati Siap Digelar Jumat 26 Februari 2021

23 Februari 2021/in Arsip Berita /by Admin kukarpaper

TENGGARONG – Berbagai persiapan telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) jelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yang akan diselenggarakan pada Jumat 26 Februari 2021 mendatang.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setkab Kukar Ismed mengatakan persiapan yang dilakukan termasuk melaksanakan geladi kotor pelantikan, pada Selasa (23/2/21) di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar.

Pelantikan Kepala Daerah itu juga akan dirangkai dengan pelantikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan juga Ketua Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten/ Kota.

Pelaksanaan geladi tersebut dilakukan secara virtual oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang diikuti oleh Kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih termasuk Kukar. (prokom08)

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-23-at-13.18.34-1.jpeg 720 1280 Admin kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin kukarpaper2021-02-23 19:28:442021-02-23 19:28:44Pelantikan Bupati Siap Digelar Jumat 26 Februari 2021

Positif Covid-19 Kukar Bertambah 152 Kasus

23 Februari 2021/in Arsip Berita /by Admin kukarpaper

TENGGARONG – Penambahan kasus positif Covid-19 di Kutai Kartanegara (Kukar) pada Senin (22/2/2021), sebagaiamana yang diumumkan oleh Satuan Tugas Penangananan Covid-19 Kukar mencapai 152 kasus, dan 80 kasus sembuh, serta dua kasus meninggal dunia.

Penambahan kasus positif tersebut lebih banyak dibanding hari sebelumnya (21/2) yakni 101 kasus.

Dengan demikian hingga Senin (22/2), kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kukar menjadi 9.312 kasus, dengan rincian 2.341 sedang menjalani isolasi, 6.803 dinyatakan telah sembuh, 168 kasus meninggal dunia, dan 5 kasus probable (orang yang masih dalam kategori suspek dan memiliki gejala ISPA berat, gagal napas, atau meninggal dunia, namun belum ada hasil pemeriksaan yang memastikan bahwa dirinya positif Covid-19).

Plh Bupati Kukar Sunggono mengingatkan bahwa upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penularan Covid-19 memerlukan partisipasi dan peran semua, seluruh elemen masyarakat.

Untuk itu Sunggono mengajak seluruh masyarakat Kukar agar dengan penuh kesadaran melakukan upaya pencegahan dan pemutusan mata rantai penulan Covid-19. Yaitu melalui upaya menjaga kesehatan dan tingkatkan daya tahan tubuh, menggunakan masker jika bersama orang lain dan keluar rumah, jaga jarak fisik, hindari berada dalam kerumunan, serta tidak bepergian ke daerah yang masih rawan Covid-19.

“Jalani aktifitas sehar-segari dengan tetap patuh menerapkan protokol kesehatan,” imbaunya.

Sebagai mana diketahuim belum meredanya pandemi ini, Pemkab Kukar memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa pandemi Covid-19, terhitung mulai 10 Februari 2021 sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian berdasarkan hasil evaluasi lebih lanjut Satgas Penanganan Covid-19 Kukar. Perpanjangan PPKM tersebut sebagai upaya untuk menekan laju perkembangan Covid-19 di Kukar.

Berbagai langkah telah dan terus dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 Kukar, diantaranya mencegah kerumunan misalnya mematikan lampu tematik Jemabatan Kartanegara pada hari Sabtu dan Minggu. Hingga terus melakukan imbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (prokes).

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai 27 Januari 2021 memberlakukan sistem kerja bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) 75 persen dan bekerja di kantor/Work From Office (WFO) 25 persen, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN.

Pemkab Kukar juga akan mempersiapkan PPKM  di 18 kecamatan, 44 kelurahan dan 193 desa di wilayah Kabupaten Kukar. Namun dengan pedoman yang jelas yakni  adanya Standar Operasional Prosedur yang di buat dari kabupaten,  sehingga nanti tidak diterjemahkan sendiri- sendiri oleh jajaran di tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa.

Satgas Penanganan Covid-19 Kukar dan stakeholder terkait juga terus mensosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Pemkab juga tak hentinya mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kukar, agar terus patuh dalam menerapkan Prokes, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan  menjaga jarak, serta menjauhi kerumunan.

Saat ini pemerintah terus berupaya agar pandemi Covid-19 dapat diatasi, salah satunya melalui upaya vaksinasi. Untuk itu, Bupati mengatakan masyarakat jangan ragu dan takut divaksin.

Pemkab Kukar selalu berusaha mendukung langkah –langkah yang dilakukan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 demi kesehatan, keamanan dan kesejahteraan masyarakat Kukar.  Dukungan seluruh Dinas/Instansi yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid-19 sangat diharapkan, guna bersama sama memutus mata rantai Covid -19 yang sampai hari ini masih meningkat cukup pesat. (prokom04/hr)

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/02/press-release-Satgas-22-Feb-1.jpg 939 720 Admin kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin kukarpaper2021-02-23 19:23:212021-02-23 19:23:21Positif Covid-19 Kukar Bertambah 152 Kasus

Cegah Karhutla, Lewat Masyarakat Peduli Api

23 Februari 2021/in Arsip Berita /by Admin kukarpaper

Cegah Kebakaran-Inilah Aksi Tanggap Darurat Bencana yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. (Foto: Screenshot dok. BPBD)

TENGGARONG – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) jauh hari sudah mempersiapkan langkah-langkah strategis salah satunya dengan membentuk relawan peduli khutla serta Masyarakat Peduli Api (MPA).

“Ya, upaya pencegahan kabakaran hutan dan lahan, kita sudah mengantisipasinya dengan membentuk masyarakat peduli api dimasing-masing kecamatan,” kata Asisten I Setkab Kukar Ahmad Taufik Hidayat Usai menghadiri undangan pengarahan Presiden RI terkait Pencegahan Karhutla secara virtual di Ruang Vidcon Lantai II Kantor Bupati, Tenggarong, Senin (22/2/2021).

Penbentukan MPA tersebut kata Ahmad Taufik melalui Dinas Perkebunan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan tujuan agar sedini mungkin pencegahan kebakaran di daerah dapat terdeteksi dengan cepat dan tertangani dengan baik.

“Semuanya sudah disipakan, tinggal perjalanan implementasinya saja yang harus kita kawal,s ecara kesiapan Kukar telah siap mengantisipasi terjadinya kemarau yang sewaktu-waktu bisa menimbulkan dampak yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

“Saya juga berharap, walau saat ini masih dalam musim hujan, tapi tetap waspada terhadap potensi kebakaran yang sewaktu waktu bisaja saja terjadi, khususnya kebakaran hutan dan lahan. Ya harus tetap waspada,” tambah Ahmad Taufik.

Untuk diketahui ada lima poin penting terkait kebakaran hutan dan lahan disampaikan Presiden RI yakni, (1). Prioritaskan upaya pencegahan. (2). Infrastruktur monitoring dan pengawasan harus sampai tingkat bawah. (3). Cari solusi permanen untuk mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan ini untuk tahun-tahun yang akan datang.

Kemudian poin (4). Penataan ekosistem gambut dalam kawasan hidrologi ambut harus terus dilanjutkan, dan (5). Jangan biarkan api membesar. (Prokom10)

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/02/kebakaran-hutan1-1.jpg 768 1464 Admin kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin kukarpaper2021-02-23 10:12:452021-02-23 10:12:56Cegah Karhutla, Lewat Masyarakat Peduli Api

Kukar Siap Laksanakan Arahan Presiden RI Terkait Pencegahan Karhutla

23 Februari 2021/in Arsip Berita /by Admin kukarpaper

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) siap melaksanakan arahan Presiden RI terkait pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

“Ya, apa yang disampaikan presiden RI (Jokowi-red) terkait pencegahan kabakaran hutan dan lahan, Kutai Kartanegara siap melaksanakan arahan kepala negara,” kata Asisten I Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat usai mengikuti undangan Istana Negara terkait Pengarahan Presiden RI terkait Pencagahan kebakaran hutan dan lahan secara virtual di Ruang Vidcon, Kantor Bupati, Tenggarong, Senin (22/2/2021) siang.

Menurut Akhmad Taufik, disampaikan presiden bahwa Kukar, Kaltim tidak termasuk daerah prioritas kebakaran hutan dan lahan, akan tetapi terkait dengan perkiraan BMKG (Badan Meteorologi dan Giofisika) yang memprediksi  beberapa bulan kedepan akan terjadi kemarau. Untuk itu pemkab Kukar juga fokus dalam hal pencegahan kebakaran hutan dan lahan, sebagaimana disampaikan kepala negara.

“Pencegahan utama inilah yang harus kita lakukan, mulai dari mengaktifkan semua stakholder hingga memberikan sosialisasi kepada masyarakat dalam menghadapi kemarau dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Saya rasa ini sangat penting mengingat wilayah Kukar yang sangat luas,” ujarnya.

Untuk diketahui, ada 5 poin penting dalam arahan kepala negara terkait karhutla yang harus diwaspadai yakni (1). Prioritaskan upaya pencegahan. (2). Infrastruktur monitoring dan pengawasan harus sampai tingkat bawah. (3). Cari solusi permanen untuk mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan ini untuk tahun-tahun yang akan datang.

Kemudian (4). Penataan ekosistem gambut dalam kawasan hidrologi ambut harus terus dilanjutkan, dan (5). Jangan biarkan api membesar.

“Jangan sampai terlambat sehingga sulit dikendalikan. Kelima ini penting. Jangan biarkan api membesar, jangan terlambat sehingga sulit dikendalikan. Sehingga kita semuanya ini harus tanggap. Gubernur, bupati/wali kota tanggap. Pangdam, danrem, dandim tanggap. Kapolda, kapolres tanggap. Ini sebetulnya hanya respons yang cepat saja kok. Kalau kita merespons, api baru kecil, rampung,” jelasnya Jokowi dalam arahannya. (prokom10)

 

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/02/Pengarahan-Presiden-RI-16-e1614043633764.jpeg 670 1024 Admin kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin kukarpaper2021-02-23 09:26:362021-02-23 09:40:04Kukar Siap Laksanakan Arahan Presiden RI Terkait Pencegahan Karhutla

Inilah 5 Poin Penting Arahan Presiden RI Terkait Pencegahan Karhutla

23 Februari 2021/in Arsip Berita /by Admin kukarpaper

Presiden RI Joko Widodo (Credit Foto: irw/Prokom)

TENGGARONG – Presiden RI Jokowi mengundang semua jajajaran lembaga tinggi negara, pemerintahan Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia termasuk Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diwakilkan Asisten I Setkab Ahmad Taufik Hidayat dalam rangka mendengarkan pengarahan kepala negera terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) secara virtual di Ruang Vidcom Kantor Bupati, Tenggarong, Senin (22/2/2021).

“Saya tekankan lagi beberapa hal yang harus Saudara-saudara lakukan dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, tadi sudah disampaikan sebetulnya secara detail oleh Pak Menko Polhukam, saya ulangi. Yang pertama, prioritaskan upaya pencegahan. Ini pencegahan harus diprioritaskan, jangan terlambat. Sekali lagi, pencegahan diprioritaskan,” kata Presiden dalam arahannya.

Selanjutnya, Jokowi juga meminta agar manajemen lapangan harus terkonsolidasi dan terorganisasi. Artinya, di desa itu kalau ada api kecil itu sudah harus memberitahukan, agar segera bisa tertangani di depan. Bukan sudah terlanjur besar baru ketahuan, sulit memadamkannya. Semua harus digerakkan untuk melakukan deteksi dini, monitoring di area-area yang rawan hotspot. Saya kira kita sudah tahu ini, kita sudah mengerti semuanya, di mana sih yang rawan? Di mana sih yang harus diwaspadai? Dan update informasi setiap hari sehingga kondisi harian di lapangan itu terpantau harian. Kondisi di lapangan terpantau setiap hari.

“Manfaatkan teknologi untuk monitoring ini, dan pengawasan dengan sistem dashboard. Hati-hati, begitu kebakaran meluas, itu kerugian tidak hanya juta atau miliar (rupiah), saya pastikan larinya pasti ke angka triliun (rupiah), ini hati-hati. Belum kerusakan ekologi, ekosistem kita,” ujarnya.

Yang kedua, lanjut Jokowi, infrastruktur monitoring dan pengawasan harus sampai tingkat bawah. Saya melihat dulu di Riau, saya lihat bagus, Polda memiliki sebuah aplikasi teknologi yang bisa cek sampai bawah. Hal-hal seperti itu yang harus kita lakukan.

Libatkan babinsa, babinkamtibmas, dan kepala desa dalam pencegahan kebakaran hutan ini. Berikan pendidikan, edukasi yang terus menerus kepada masyarakat, kepada perusahaan, kepada korporasi, terutama di daerah yang dengan kecenderungan peningkatan hotspot. Ajak tokoh agama, ajak tokoh masyarakat untuk ikut menjelaskan kepada masyarakat akan bahaya kebakaran hutan dan kebaaran lahan bagi kesehatan, dan juga dampak ekonomi yang tidak kecil.

Yang ketiga, kita perlu mencari solusi yang permanen untuk mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan ini untuk tahun-tahun yang akan datang, karena apa? 99 persen kebakaran hutan itu adalah ulah manusia, baik itu yang disengaja maupun yang tidak disengaja, karena kelalaian. Dan motif utamanya selalu satu, ekonomi. Karena saya tahu, pembersihan lahan itu lewat pembakaran adalah cara yang paling murah. Tapi ini sudah, sekali lagi, harus dimulai edukasi kepada masyarakat, kepada perusahan, korporasi. Tidak, ini harus ditata ulang kembali, cari solusi agar korporasi dan masyarakat membuka lahannya tidak dengan cara membakar.

Keempat, penataan ekosistem gambut dalam kawasan hidrologi ambut harus terus dilanjutkan. Saya sudah perintahkan kepada Badan Restorasi Gambut dan Mangrove untuk ini menjadi fokus di kawasan hidrologi gambut. Pastikan permukaan air tanah tetap terjaga dalam kondisi yang tinggi. Buat banyak embung, buat banyak kanal, buat sumur bor, dengan berbagai teknik pembasahan lainnya sehingga yang namanya lahan gambut tetap basah. Kita sudah mengerti semuanya, saya enggak perlu menjelaskan mengenai ini.

Yang kelima, saya ulang lagi, jangan biarkan api membesar. Jangan terlambat sehingga sulit dikendalikan. Kelima ini penting. Jangan biarkan api membesar, jangan terlambat sehingga sulit dikendalikan. Sehingga kita semuanya ini harus tanggap. Gubernur, bupati/wali kota tanggap. Pangdam, danrem, dandim tanggap. Kapolda, kapolres tanggap. Ini sebetulnya hanya respons yang cepat saja kok. Kalau kita merespons, api baru kecil, rampung.

Jika diperlukan melakukan pemadaman melalui operasi udara atau waterbombing, ini sudah sering kita lakukan. Tetapi kalau bisa jangan sampai.  (Api) kecil langsung disiram, sudah mati, di darat saja. Karena waterbombing ini juga butuh duit gede, anggarannya gede. Tapi kalau sudah terlambat, ya mau tidak mau kita pakai itu.

Terakhir, saya minta langkah penegakan hukum dilakukan tanpa kompromi. Ini saya kira Pak Kapolri sudah tahu lah apa yang harus dilakukan di sini, karena kita sudah pengalaman yang kemarin-kemarin sudah melakukan itu. Penegakan hukum yang tegas kepada siapapun yang melakukan pembakaran hutan dan lahan, baik itu di konsesi milik korporasi, milik perusahaan, maupun di masyarakat, tapi ini pun semuanya sudah tahu, sehingga ada betul-betul efek jera. Terapkan sanksi yang tegas bagi pembakar hutan dan lahan baik sanksi administrasi, perdata, maupun pidana.

“Jangan sampai kita ini malu di ASEAN Summit, pertemuan negara-negara ASEAN, ada satu-dua-tiga negara yang membicarakan lagi mengenai ini. Dalam lima tahun ini sudah enggak ada. Jangan sampai dibuat ada lagi, saya titip itu. Malu kita. Dipikir kita enggak bisa menyelesaikan masalah ini. Bisa! Tadi sudah disampaikan Pak Menko Polhukam, sudah turun 48 persen, kalau bisa ditingkatkan lagi dari angka itu,” demikian arahannya. (Prokom10)

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-22-at-19.41.29-1-1-e1614037270394.jpeg 621 1032 Admin kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin kukarpaper2021-02-23 07:40:422021-02-23 07:45:43Inilah 5 Poin Penting Arahan Presiden RI Terkait Pencegahan Karhutla

Hadiri Undangan Istana Negara, Pemkab Kukar Ikuti Pengarahan Presiden RI Terkait Karhutla

22 Februari 2021/in Arsip Berita /by Admin kukarpaper

TENGGARONG – Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Asisten I Setkab Kukar mengikuti undangan Pengarahan Presiden RI Tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan secara Virtual, Senin (21/2/2021) di Kantor Bupati, Tenggarong.

Dihadapan Presiden RI Joko Widodo, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Kemanan Mahfud MD melaporkan bahwa pemerintah terus meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindakan pencegahan dalam menghadapi musim kemarau yang bisa menyababkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Upaya pencegahan kebakaran sedini mungkin harus dimulai dengan baik, lakukan pencegahan, waspada hingga memonitoring cuaca,” katanya.

Menurut Mahfud, pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah dalam penanganan karhutla yang menjadi perhatian serius pemerintah, karena setiap tahun Presiden Jokowi selalu memberikan arahan langsung kepada jajaran kementerian, lembaga, pemerintah daerah, TNI, dan Polri terkait hal tersebut.

“Saya mengingatkan agar semua pihak memberikan perhatian serius dalam penanganan dan pencegahan karhutla dapat dijalankan dengan baik. Jalankan Inpres No.3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan,” ujarnya.

Disebutkan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu, penanganan serius karhutla telah membuktikan kasus kebakaran hutan dan lahan terus menurun. Tahun 2020, luas kebakaran hutan dan lahan tercatat sebanyak 296.942 hektare, angka tersebut jauh lebih kecil dibanding kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2015 yakni 2,61 juta hektare.

“Dari pengalaman sejak tahun 2015, sudah seharusnya upaya pencegahan dapat tertangani dengan baik dan sistematis,” kata Mahfud.

Sementara itu dalam arahannya, Presiden RI Jokowi menekankan beberapa hal terkait upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan diantaranya agar memprioritaskan pencegahan, kemudian melakukan manajemen lapangan dengan baik, hingga pencegahan kebakaran lahan gambut.

“Saya juga minta Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala desa agar selalu mengingatkan dan sosialisaiskan bahaya kebakaran kepada masyarakat. Jangan sampai ada api membesar baru dipadamkan. Saya juga minta para bupati, walikota, pangdam, danrem, dandim, kapolda, kapolres betul-betul cepat tanggap terkait hal ini,” demikian jelasnya Jokowi. (prokom10)

https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/02/WhatsApp-Image-2021-02-22-at-19.41.32-1.jpeg 774 1032 Admin kukarpaper https://kukarpaper.com/wp-content/uploads/2021/01/logo-kukarpaper.png Admin kukarpaper2021-02-22 19:44:112021-02-23 07:36:35Hadiri Undangan Istana Negara, Pemkab Kukar Ikuti Pengarahan Presiden RI Terkait Karhutla
Page 125 of 145«‹123124125126127›»

Pages

  • Arsip Dokumentasi Berita
  • Arsip Dokumentasi Fotografi
  • Arsip Dokumentasi Videografi
  • Arsip e-Paper 2021
  • Arsip e-Paper 2022
  • Arsip e-Paper 2023
  • Arsip e-Paper 2024
  • Arsip Video
  • Berita Terkini
  • Contact
  • Events
  • Home
  • Hubungi Kami
  • Jadwal Kegiatan
  • Jadwal Kegiatan Yang Akan Datang
  • Profil KukarPaper.com

Categories

  • Arsip Berita
  • Personal
  • Uncategorized

Archive

  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Agustus 2021
  • Juli 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021
  • April 2021
  • Maret 2021
  • Februari 2021
  • Januari 2021
  • Desember 2020

Website resmi Pemkab Kutai Kartanegara yang memuat berbagai informasi kegiatan program pembangunan dengan mengedepankan pelayanan berintegritas serta memenuhi harapan masyarakat Kutai Kartanegara maju, sejahtera berkeadilan.

Prokom Kukar @pemkabkukar @prokomkukar
Sedang online0 orang
Pengunjung hari ini383 orang
Pengunjung kemarin1203 orang
Jumlah klik hari ini420 kali
Jumlah klik kemarin1994 orang
Total pengunjung270081 orang
Total seluruh klik509858 orang
- Enfold Theme by Kriesi
Scroll to top
X