Safari Subuh di Masjid PPKP Ribathul Khail Tenggarong, Bupati Tegaskan Komitmen Pemkab Dukung Pendidikan Ponpes
Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri menghadiri Safari Subuh sekaligus peringatan Milad ke 50 Pondok Pesantren Karya Pembangunan (PPKP) Ribathul Khail di Timbau, Kecamatan Tenggarong, Jumat (8/5/2026).
Pada kesempatan itu Bupati Aulia Rahman Basri juga turut melakukan pengecoran perdana pembangunan asrama putra PPKP Ribathul Khail.

Selain itu, Bupati juga menyerahkan bantuan berupa lima gulung karpet salat untuk mendukung sarana ibadah di lingkungan pondok pesantren.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dewan Masjid Indonesia (DMI), Nahdlatul Ulama (NU), MUI, tokoh agama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono, Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BAZNAS Kukar, jajaran pengurus PPKP Ribathul Khail, para santri, serta alumni pondok pesantren.
Dalam sambutannya, Bupati Aulia Rahman Basri menyampaikan ucapan selamat atas Milad PPKP Ribathul Khail serta apresiasi atas dedikasi pondok pesantren dalam membina generasi muda Kukar.

“Selamat atas Milad PPKP Ribathul Khail. Umur demikian bukanlah umur yang pendek untuk mempertahankan eksistensi lembaga pendidikan ini. Terima kasih kepada seluruh jajaran PPKP atas pengabdiannya dalam membangun generasi Kukar yang berakhlak,” ujarnya.
Aulia menegaskan, keberadaan pondok pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara pendidikan, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang baik.
“Menurut saya salah satu pendidikan terbaik adalah pondok pesantren, karena seluruh aktivitas hingga sikap kehidupan sehari-hari para santri terkontrol dan dibina agar berakhlak,” katanya.

Pemkab Kukar, lanjutnya, berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan pesantren, termasuk melalui kerja sama pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Qur’an (STIQ).
“Selama ini kita mengirim anak-anak belajar ke STIQ di luar daerah. Harapan kita ke depan, dengan hadirnya STIQ di Kukar, anak-anak didik kita tidak perlu jauh-jauh lagi untuk menimba ilmu,” jelasnya.
Selain itu, Aulia juga menyampaikan bahwa Pemkab Kukar telah meluncurkan program Beasiswa Kukar Idaman yang salah satu fokusnya memberikan bantuan kepada santri pondok pesantren di Kukar.

“Bantuan sebesar Rp250 ribu per bulan diberikan bagi anak-anak Kukar yang mondok di pondok pesantren di Kukar. Ini bentuk konkret dukungan Pemkab terhadap pendidikan pesantren agar dapat membantu biaya pendidikan para santri,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh upaya bersama dalam membangun pendidikan dan pondok pesantren di Kukar menjadi amal ibadah serta membawa keberkahan bagi daerah.
“Meski saat ini kita menghadapi kondisi defisit, insyaallah kita yakin bisa melewati situasi ini bersama-sama demi membangun Kukar tercinta,” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut, pihak PPKP Ribathul Khail juga memaparkan rencana pembangunan asrama santri putra dua lantai dengan 18 ruangan yang diperkirakan membutuhkan anggaran tambahan sekitar Rp2,2 miliar. Pembangunan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas dan kenyamanan para santri dalam menempuh pendidikan di pondok pesantren.(Prokom04)




