Sekda dan Ketua TP PKK Kukar Hadiri Peresmian dan Pembukaan Layanan Rumah Sakit eMKA Tenggarong
Tenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H Sunggono beserta Ketua TP PKK Kabupaten Kukar Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman yang juga selalu istri Bupati Kukar hadiri P peresmian dan pembukaan layanan Rumah Sakit eMKA yang dipadukan dengan kegiatan Funwalk yang bertemakan “Start With A Step bertempat di Jalan Aji Masnandai No.69, RT.29, Tenggarong, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Minggu (12/07/2026)

Sambutan Bupati Kukar yang dibacakan Sekda Kukar H Sunggono mengatakan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara memandang kehadiran Rumah Sakit eMKA sebagai bagian dari penguatan ekosistem pelayanan kesehatan daerah dan tidak melihat rumah sakit swasta sebagai kompetitor rumah sakit pemerintah maupun sebaliknya, kami melihatnya sebagai mitra strategis dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, meningkatkan mutu layanan, memperkuat sistem rujukan, sekaligus menghadirkan pilihan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kukar, saya menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pendiri, pemegang saham, direksi, manajemen, tenaga medis, serta seluruh pihak yang telah menghadirkan Rumah Sakit eMKA sebagai rumah sakit swasta pertama di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Tentu saya memandang bahwa hari ini bukan hanya peresmian sebuah rumah sakit. Lebih dari itu, hari ini merupakan hadirnya sebuah investasi strategis di bidang pelayanan publik yang akan memberikan dampak jangka panjang terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Kukar” Katanya

Lanjut Sunggono mengatakan Rumah Sakit eMKA hadir dengan kapasitas 128 tempat tidur, didukung layanan gawat darurat 24 jam, pelayanan rawat jalan spesialistik, pelayanan bedah, rawat inap, pelayanan intensif, radiologi modern, laboratorium, serta tenaga dokter umum dan dokter spesialis dari berbagai disiplin ilmu.
Potensi tersebut tentu akan menjadi kekuatan baru bagi sistem pelayanan kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Namun demikian, dirinya ingin menegaskan bahwa ukuran keberhasilan sebuah rumah sakit bukan hanya pada megahnya gedung ataupun kelengkapan alat kesehatan, akan tetapi Keberhasilan rumah sakit diukur dari kemampuannya membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, cepat, aman, transparan, beretika, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
“Pemerintah Kabupaten Kukar juga berharap Rumah Sakit eMKA dapat menjadi bagian dari pencapaian target-target pembangunan kesehatan daerah sebagaimana telah ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2025–2029.
Selain itu kami juga berharap rumah sakit ini dapat mengambil peran nyata dalam beberapa hal.
Pertama, meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan rujukan yang berkualitas sehingga masyarakat Kutai Kartanegara tidak selalu harus mencari pelayanan ke luar daerah.
Kedua, memperkuat sistem rujukan pelayanan kesehatan melalui sinergi yang erat dengan puskesmas, klinik, rumah sakit pemerintah, serta fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Ketiga, mendukung berbagai program promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan masyarakat, skrining penyakit, deteksi dini, kampanye gaya hidup sehat, serta kegiatan sosial yang menjangkau masyarakat hingga ke tingkat komunitas. Keempat, mendukung transformasi digital pelayanan kesehatan melalui penerapan sistem informasi yang terintegrasi, rekam medis elektronik, dan pelayanan yang semakin efektif, efisien, serta akuntabel. Kelima, mendukung pengembangan sumber daya manusia kesehatan melalui peningkatan kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan secara berkelanjutan” Ucapnya
Sunggono mengatakan keberhasilan pembangunan kesehatan bukanlah keberhasilan pemerintah semata, melainkan keberhasilan seluruh elemen daerah yang memiliki komitmen yang sama untuk menghadirkan masyarakat Kutai Kartanegara yang sehat, produktif, sejahtera, dan berdaya saing.

“pemerintah daerah akan terus berupaya menciptakan regulasi yang memberikan kepastian, kemudahan pelayanan perizinan, koordinasi antar perangkat daerah yang semakin baik, serta iklim kemitraan yang saling menguatkan, tentu kami berharap semakin banyak investor yang memiliki komitmen membangun sektor kesehatan, pendidikan, dan pelayanan publik di Kabupaten Kukar maka semakin kuat investasi pelayanan publik, semakin cepat pula peningkatan kualitas hidup masyarakat. Sesuai dengan tema kegiatan hari ini, “Start With A Step” sangat relevan dengan arah pembangunan daerah, dimana seluruh perubahan besar selalu dimulai dari satu langkah yang nyata. Rumah Sakit eMKA telah memulai langkah itu.
Kini, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi kualitas pelayanan, memperkuat kolaborasi, terus berinovasi, serta selalu menempatkan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama.
Saya percaya, apabila pemerintah, rumah sakit, tenaga kesehatan, dunia usaha, organisasi profesi, dan masyarakat dapat berjalan bersama dalam semangat kolaborasi, maka kita akan mampu membangun sistem kesehatan daerah yang semakin kuat, tangguh, adaptif, dan mampu menjawab tantangan masa depan” Tutupnya (Prokom09)




